kemarin, hari ini dan esok bukanlah kita yang sajikan.
hidup, mati, bahagia dan duka bukan kita yang ciptakan, semua telah tertulis dengan benang emas dalam kain sutra putih yang tehampar di ujung bumi tanpa kita tau dan mengerti untuk apa semua itu tersaji.
Dalam hening yg sepi, dalam duka yg hakiki, dalam tetesan air mata hati, kita akan dapat membaca samar suratan ILLAHI ROBB'I. dalam gelap malam, saat hati bisa berpasrah terjawab lirih dalam hati raga, ini adalah TAKDIR DAN SURATAN HIDUPMU , dengan dua belah tangan terangkat memohon dan menerima itu. dengan penuh rasa Syukur kujalani kehidupan ini dengan rasa dan asa yang tersisa.
hidup, mati, bahagia dan duka bukan kita yang ciptakan, semua telah tertulis dengan benang emas dalam kain sutra putih yang tehampar di ujung bumi tanpa kita tau dan mengerti untuk apa semua itu tersaji.
Dalam hening yg sepi, dalam duka yg hakiki, dalam tetesan air mata hati, kita akan dapat membaca samar suratan ILLAHI ROBB'I. dalam gelap malam, saat hati bisa berpasrah terjawab lirih dalam hati raga, ini adalah TAKDIR DAN SURATAN HIDUPMU , dengan dua belah tangan terangkat memohon dan menerima itu. dengan penuh rasa Syukur kujalani kehidupan ini dengan rasa dan asa yang tersisa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar